Gedung Dakwah Muhammadiyah Surabaya, ahad pagi 22 Mei 2011 telah berlangsung kegiatan yang sangat penting berupa penyuluhan kanker sebagai program kerjasama antara Pimpinan Daerah Aisyiyah Majelis Kesehatan dan Lingkungan Hidup (MKLH) Kota Surabaya dengan Yayasan Peduli Kanker Indonesia. Antusias warga Aisyiyah Surabaya begitu besar, sekitar 100 orang ibu-ibu yang menghadiri acara tersebut, sebagai bentuk kesadaran terhadap kesehatan lebih-lebih terkait dengan kanker.
Sebelum acara penyuluhan diawali dengan pemeriksaan gula darah pada peserta sebagai upaya antisipasi sekaligus pemeriksaan dini agar selanjutnya masalah kesehatan benar-benar terjaga, lebih-lebih aktivitas ibu-ibu yang bukan hanya sebagai ibu rumah tangga tetapi juga memiliki beberapa profesi yang beragam ditambah aktivitasnya di Aisyiyah yang tentunya memilki komitmen tinggi dalam upaya pencerahan dan pemberdayaan kaum wanita.
Terkait dengan masalah penyuluhan kanker ternyata dapat diketahui bahwa faktor penyebab kanker adalah :
- Faktor Keturunan (Genetik)
- Faktor Lingkunan (Fisika dan Kimia), berupa limbah pabrik, Polusi Udara, Asap rokok, bekas radiasi polutan nuklir.
- Faktor Makanan, merupakan faktor yang paling kuat dari beberapa faktor yang ada. Makanan yang mengandung zat pemicu kanker disebut Zat Karsinogen yang bisa berupa :
- Monosodium Glutamat (Penyedap Rasa)
- Natrium Benzoat (Zat Pengawet Makanan)
- Borax /ijar (Zat Pengental Makanan)
- Zat Pewarna Makanan Kimia
Oleh karena itu, deteksi dini dan pengobatan yang cepat dan tepat oleh para ahli sesuai bidangnya sangat berpengaruh pada keberhasilan pengobatan. Kanker bisa disembuhkan jika ditemukan pada stadium dini, dan hindari kanker dengan Immunotherapy. Mengingat beragamnya penyakit kanker baik berupa : Kanker Payudara, Kanker Rahim, Kanker Prostat dan lainnya, sehingga penyuluhan in diharapkan mampu menjadi pengetahuan awal bagi masyarakat. Jadikan keluarga kita sehat sehingga bisa beraktivitas secara maksimal.
Selasa 17 Juni 2011, di Masjid Nurul Iman, Wisma Lidah Kulon Lakarsantri, telah berlangsung Musyawarah Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah ke 3 Sambikerep Kota Surabaya. Musyawarah Cabang sebagai permusyawaratan tertinggi di tingkat Cabang, merupakan mementum yang sangat penting untuk evaluasi perjalalan Pimpinan selama periode 2005-2010, sekaligus ajang untuk merumuskan kebijakan baru dan pemilihan pimpinan masa bakti 2010 - 2015.
Meski relatif muda pendiriannya dibanding cabang yang lain di Surabaya, namun memiliki komitmen yang tinggi untuk mengembangkan dakwah Muhammadiyah di Wilayah Barat Kota Surabaya yang terus tumbuh menjadi kota modern dan metropolis dengan berdirinya pusat-pusat pembelanjaan, perumahan elit dan beragam kemodernan lainnya. Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Sambikerep berusaha semaksimal mungkin untuk mengiringi kota dengan sentuhan dakwah yang sangat dibutuhkan masyarakat metropolis. Berbagai agenda kajian keagamaan yang diselenggarakan baik di Cabang dan Ranting mampu memberikan pencerahan khususnya bagi warga Persyarikatan maupun para simpatisan lainnya, terbukti suksesnya nonton bareng bersama masyarakat film "Sang Pencerah" disalah satu Balai RW setempat, dan masyarakat semakin paham kiprah dakwah Muhammadiyah.
Acara Musyawarah Cabang tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Drs. Andi Hariyadi,M.Pd.I sebagai Wakil Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya, yang telah memberikan harapan-harapan besar pada musyawirin guna menyongsong berbagai perubahan serta solusi untuk antisipasi dengan dakwah yang lebih relevan pada masyarakat. Pembahasan sidang komisi (Program kerja, LPJ dan Rekomendasi) sangat menarik dan dinamis dengan analisis yang tajam sebagai bentuk amanah dalam menjalankan roda Persyarikatan. Salah satu butir rekomendasinya diantaranya adalah mengupayakan untuk memperjuangkan keadilan pada warga mengingat sebagian aset tanah desa yang akan diperuntukan pengembangan Citraland, namun harga yang diberikan warga jauh dari nilai yang diharapkan warga dan itu terindikasi adanya ketidak adilan yang merugikan masyarakat sekitar. Rekomendasi lainnya adalah mendorong pemekaran wilayah yaitu pembentukan Cabang Persiapan Muhammadiyah dan Aisyiyah Lakarsantri, yang selama ini bersama dalam kegiatan dengan Sambikerep.
Musyawarah Cabang Muhammadiyah Sambikerep berhasil memilih 9 orang pimpinan dan terpilihlah sebagai ketuanya H. Much.Soleh, dan untuk Aisyiyah Cabang terpilih sebagai ketuanya Dra. Makrifah, keduanya didaulat oleh musyawirin untuk melanjutkan kepemimpinan di Sambikerep. Akhirnya disampaikan selamat berjuang dalam wadah Muhammadiyah dan Aisyiyah khususnya di Wilayah Sambikerep.