Showing posts with label Sejarah dan Tokoh Islam. Show all posts
Showing posts with label Sejarah dan Tokoh Islam. Show all posts
Bercermin Dengan Tiga Hari
Tuesday, April 14, 2009 | Author:

Sungguh, orang-orang baik akan minum dari cawan bercampur kafur, mata air surga, hamba-hamba Allah mereguknya, memancarkannya sebanyak-banyaknya.
Mereka penuhi nazar, takut  akan hari yang bencananya menyebar.
Mereka memberi makanan yang merekah butuhkan, Kepada orang miskin, yatim dan tawanan. "Kami berikan makanan kepada kalian karena Allah. Tidak mengharap darimu balasan atau terima kasih. Kami takutkan dari Tuhan kami hari yang kelabu dan penuh duka."
[QS Ad-Dahr 5-11]

Menurut Ibnu Abbas, turunnya ayat di atas berkenaan dengan kejadian yang menimpa keluarga Ali bin Abi Tholib dan istrinya (Fatimah binti Muhammad).
Ketika putra beliau Hasan dan Husain sakit, maka Rosulullah Saw bersama para sahabat menjenguknya. Maka Rosulullah memberi nasehat pada Ali ;  “Wahai Abul Hasan, alangkah baiknya jika Anda bernadzar untuk kesembuhan anak Anda”. Lalu bernadzarlah Ali, Fatimah dan Fidhah (pembantu mereka). Apabila Hasan dan Husain sembuh, mereka akan puasa tiga hari berturut-turut. Atas kehendak Allah SWT  maka sembuhlah kedua belahan hati mereka.
Biografi Imam Bukhari
Sunday, December 02, 2007 | Author:
Beliau dilahirkan pada bulan syawal tahun 194 H di negeri bukhara, yang sekarang di kenal sebagai bagian dari negeri soviet. Beliau adalahseorang yang sangat alim di bidang hadits. Beliau menyusun sebuah kitab yang kesahihannya telah disepakati oleh umat islam dari jaman dahulu hingga sekarang.

Imam bukhari pernah ditanya oleh seseorang:' Bagaimana mulanya engkau berkecimpung dalam bidang hadits ini? Maka beliau mengatakan : saya diilhami untuk menghafal hadits ketika saya bersama dengan para penulis hadits. Berapa usiamu pada waktu itu? Dia menjawab 10 tahun, atau kurang. Saya lalu keluar dari kelompok para penulis itu dan selanjutnya saya selau menemani ad dakhili dan ulama lainnya. Ketika saya telah berkecimpung di bidang ini saya telah hafal ibnul mubarak dan waqi'. Saya lalu pergi ke Mekkah bersama ibu dan saudaraku , sesudah selesai berhaji , saudaraku lalu mengantarkan ibuku pulang, sedangkan saya memperdalam dan mematangkan diri dalam bidang hadits.